Dojo Naga kembali mengukir sejarah dalam dunia perkaratean daerah dengan mengirimkan Delapan putra-putri terbaiknya untuk mengikuti Ujian Sabuk Hitam (DAN) Tingkat Nasional 2025. Pelaksanaan kegiatan resmi ini berlangsung hari ini, 22–23 November 2025, bertempat di Gedung Dojo Koala Prestasi Air Itam, Pangkalpinang. Acara ini menjadi ajang pembuktian kemampuan teknis, mental, dan kedisiplinan para karateka yang telah bertahun-tahun berlatih dengan penuh dedikasi.
Adapun Delapan karateka yang mewakili Dojo Naga adalah:
1. Qisya Andriani
2. Dhavi Mardiansah
3. Siti Waschichatul
4. Aska Al Aziz
5. Khalila Reina Amanda
6. Dita Salsabila
7. Berdi Syafutra Aidil
8. Gisela Ayudia Inara
Mereka adalah hasil seleksi internal dojo yang ketat, melalui evaluasi teknik kihon, kata, kumite, serta penilaian disiplin dan etika. Ujian tingkat nasional bukan hanya soal teknik, tetapi juga penguasaan diri serta kepribadian seorang karateka.
Pelaksanaan Hari Pertama: Penyeragaman Teknik Dasar
Hari pertama, Sabtu 22 November 2025, diisi dengan agenda penting yaitu penyeragaman teknik atau monhon dasar yang dipimpin langsung oleh Shihan Andi Tanjung, utusan resmi dari DPP Gokasi Pusat. Sesi ini menjadi fondasi utama bagi seluruh peserta yang akan menghadapi ujian esok hari.
Shihan Andi memberikan materi mendalam mengenai gerakan dasar, koreksi sikap tubuh, akurasi teknik, kecepatan, serta kekuatan serangan. Penyeragaman ini merupakan standar nasional yang wajib diikuti sebelum karateka diuji pada level sabuk hitam.
Suasana Gedung Dojo Koala Prestasi Air Itam tampak dipenuhi energi positif dan konsentrasi tinggi. Setiap peserta dari berbagai daerah mengikuti semua instruksi dengan serius, termasuk tujuh wakil Dojo Naga yang terlihat sangat disiplin dan penuh semangat. Materi dari Shihan Andi juga menjadi momen evaluasi terakhir bagi peserta untuk memperbaiki hal-hal teknis sebelum memasuki ujian inti.
Hari Kedua: Puncak Ujian Sabuk Hitam (DAN)
Besok, Minggu 23 November 2025, akan menjadi hari penentuan karena seluruh peserta termasuk delegasi Dojo Naga akan menghadapi Ujian Sabuk Hitam (DAN). Ujian ini mencakup beberapa tahapan, seperti:
Ujian teori
Kihon tingkat lanjut
Kata sesuai kategori
Kumite dengan aturan ujian
Tes mental dan fisik
Sikap dojo kun & etika karate
Bagi para karateka, ujian DAN adalah titik penting yang menunjukkan kedewasaan teknik dan mental mereka setelah bertahun-tahun berlatih. Ujian ini juga menentukan apakah seorang murid benar-benar layak menyandang sabuk hitam—sebuah simbol tanggung jawab, bukan sekadar gelar.
Kebanggaan Besar dari Sensei Deky
Ketua Dojo Naga, Sensei Deky Marcose, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas perjuangan tujuh karateka ini. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perjalanan menuju DAN bukanlah proses singkat, tetapi buah dari kerja keras bertahun-tahun.
“Saya sangat bangga dengan tujuh perwakilan ini. Mereka bukan hanya kuat secara teknik, tetapi memiliki disiplin dan loyalitas yang sangat baik. Pelaksanaan 22–23 November ini adalah panggung besar bagi mereka. Ujian DAN adalah langkah besar, dan saya yakin mereka mampu memberikan yang terbaik,” kata Sensei Deky.
Beliau juga mengingatkan bahwa sabuk hitam bukan sekadar penghargaan, tetapi awal dari tanggung jawab baru sebagai seorang karateka yang harus menjadi contoh dan pembimbing bagi junior.
Peran Penting Senpai Arpan dalam Persiapan
Keberangkatan dan persiapan delegasi Dojo Naga tidak lepas dari peran Senpai Arpan, selaku Sekretaris Keuangan Dojo. Ia memastikan semua kebutuhan administrasi, pendanaan, dan perlengkapan atlet dapat terpenuhi dengan baik.
“Persiapan keberangkatan ini tidak hanya soal latihan, tetapi juga manajemen, pendanaan, dan koordinasi. Semua bisa berjalan lancar karena dukungan orang tua, para pelatih, dan seluruh keluarga besar Dojo Naga,” ujar Senpai Arpan.Ia menambahkan bahwa keberangkatan tujuh perwakilan ini merupakan bukti kuat bahwa Dojo Naga selalu menjaga sistem pembinaan yang baik baik secara teknis maupun non-teknis.
Harapan untuk Keberhasilan Ujian Nasional 2025
Partisipasi Dojo Naga dalam Ujian Sabuk Hitam Tingkat Nasional 2025 merupakan sejarah penting bagi perkembangan dojo. Jumlah perwakilan yang banyak menunjukkan bahwa pembinaan di Dojo Naga berjalan konsisten, serius, dan penuh dedikasi.
Sensei Deky berharap hasil terbaik dapat diraih oleh seluruh peserta, namun ia menekankan bahwa proses dan perjalanan panjang selama persiapan adalah kemenangan tersendiri.
Dengan semangat “Oss!” yang selalu mengiringi latihan, ketujuh karateka Dojo Naga kini siap menghadapi ujian penentu besok. Dukungan dari keluarga, pelatih, senior, dan rekan dojo menjadi kekuatan tambahan yang membuat mereka semakin mantap melangkah.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar