Bangka, Sabtu 18 Oktober 2025
BANGKA – Suasana semangat dan disiplin terasa jelas di halaman Dojo Naga Karate Club Bangka pada Sabtu, 18 Oktober 2025. Sejak pagi, puluhan karateka putra dan putri dari berbagai tingkatan sabuk telah berkumpul untuk mengikuti sesi latihan teknik kumite yang dipimpin langsung oleh Sensei Deky Marcose. Latihan ini menjadi bagian penting dari program pembinaan rutin dojo, sebagai persiapan menghadapi berbagai agenda ujian kenaikan tingkat dan kejuaraan yang akan datang.
Latihan teknik kumite kali ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Dengan mengenakan gi (seragam karate) putih yang rapi, mereka berdiri tegap di atas tatami, siap menerima instruksi dari para pelatih. Terlihat jelas raut wajah penuh semangat, meskipun mereka tahu sesi latihan kumite biasanya menuntut fokus tinggi, ketahanan fisik, dan kecepatan reaksi.
📌 Pemanasan dan Teknik Dasar Kumite
Kegiatan latihan dimulai pukul 07.30 WIB dengan sesi pemanasan menyeluruh. Para karateka melakukan lari keliling dojo, peregangan otot, dan latihan pernapasan untuk memastikan tubuh siap menghadapi latihan teknik yang cukup intens. Sensei Deky menekankan pentingnya pemanasan sebelum melakukan gerakan eksplosif dalam kumite, untuk menghindari cedera otot dan meningkatkan performa saat bertanding.
Setelah pemanasan, peserta beralih ke latihan kuda-kuda (dachi), gerakan dasar pukulan (tsuki), serta teknik tangkisan (uke). Gerakan demi gerakan dilakukan dengan komando tegas dari Sensei Deky, disertai koreksi langsung terhadap posisi tubuh para karateka. Disiplin terhadap teknik dasar dianggap sebagai pondasi penting sebelum masuk ke tahap kumite (pertarungan).
“Kumite bukan hanya tentang menyerang cepat, tapi juga membaca lawan, menjaga jarak, dan mengendalikan emosi. Semua itu dimulai dari penguasaan teknik dasar dengan benar,” ujar Sensei Deky Marcose saat memberi arahan.
Simulasi Pertarungan dan Reaksi Cepat
Sesi selanjutnya adalah latihan kumite dengan pasangan. Para karateka dibagi ke dalam kelompok sesuai tingkatan sabuk dan usia, kemudian melakukan simulasi pertarungan dengan durasi tertentu. Teknik-teknik seperti gyaku tsuki (pukulan balik), mawashi geri (tendangan melingkar), dan ashi barai (sapu kaki) dilatih secara bertahap, mulai dari gerakan perlahan hingga kecepatan penuh.
Sensei Deky sesekali menghentikan sesi untuk memberikan koreksi pada kecepatan langkah kaki dan pengendalian jarak. Ia juga memberi contoh langsung bagaimana melakukan serangan balik yang efektif namun tetap terkendali, sesuai dengan prinsip karate: “Karate ni sente nashi” – Dalam karate tidak ada serangan pertama.
Dalam latihan tersebut, peserta juga diajarkan pentingnya etika dalam kumite. Setiap serangan dan pertahanan harus dilakukan dengan semangat sportivitas dan saling menghormati antar karateka. Sesi ini bukan hanya melatih kemampuan fisik, tetapi juga membentuk karakter dan mental bertanding yang kuat.
Partisipasi Karateka Putra dan Putri
Yang menarik dalam latihan kali ini, peserta tidak hanya didominasi oleh karateka putra, tetapi juga banyak karateka putri yang menunjukkan kemampuan luar biasa. Mereka tidak kalah cepat dalam melakukan teknik pukulan maupun tendangan, bahkan beberapa di antaranya menjadi contoh gerakan yang sangat baik dalam sesi kumite ringan.
Menurut salah satu pelatih pendamping, keikutsertaan karateka putri dalam latihan kumite adalah bentuk kesetaraan dan pembentukan karakter tangguh. Karate tidak membedakan gender, dan semua karateka dilatih dengan standar teknik yang sama, sesuai prinsip Dojo Kun (aturan dojo).
“Anak-anak perempuan harus punya mental kuat dan kemampuan bela diri yang baik. Ini bukan hanya untuk bertanding, tapi juga melatih keberanian dan kepercayaan diri dalam kehidupan sehari-hari,” ujar salah satu pelatih pendamping.
Persiapan Menghadapi Ujian dan Kejuaraan
Latihan teknik kumite ini juga menjadi bagian dari persiapan dojo menghadapi dua agenda penting dalam waktu dekat, yaitu Ujian Kenaikan Tingkat Sabuk dan Kejuaraan Karate Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Para karateka yang ikut berlatih akan diseleksi dan dipersiapkan lebih intensif untuk tampil mewakili Dojo Naga Karate Club.
Sensei Deky Marcose menyampaikan bahwa latihan kumite intensif akan terus dilakukan setiap pekan untuk meningkatkan teknik, stamina, dan mental bertanding para karateka. Ia berharap, melalui latihan yang konsisten, karateka dari Dojo Naga dapat meraih prestasi gemilang seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Target kami bukan hanya menang, tapi membentuk karateka yang tangguh, berkarakter, dan menjunjung tinggi etika karate. Prestasi akan mengikuti jika latihan dilakukan dengan sungguh-sungguh dan disiplin,” tegas Sensei Deky.
Dojo Naga Karate Club: Tempat Pembinaan Generasi Muda
Dojo Naga Karate Club Bangka selama ini dikenal sebagai salah satu dojo aktif dalam pembinaan atlet karate di wilayah Kepulauan Bangka Belitung. Berbagai kejuaraan daerah, provinsi, hingga nasional pernah diikuti, dan tidak sedikit atlet yang lahir dari dojo ini mampu meraih medali.
Selain fokus pada prestasi, dojo ini juga menjadi wadah pembinaan karakter generasi muda. Melalui latihan karate, anak-anak diajarkan tentang nilai-nilai disiplin, hormat, kerja keras, dan keberanian. Nilai-nilai tersebut sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari di luar dojo.
Latihan kumite pada Sabtu ini menjadi bukti nyata komitmen Dojo Naga untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi dunia olahraga karate di Bangka Belitung.
Agenda Selanjutnya
Rencananya, latihan kumite akan kembali digelar pada pekan depan dengan fokus pada strategi bertanding dan simulasi kejuaraan. Dojo juga akan mengundang beberapa sensei tamu untuk memberikan pengalaman teknik yang lebih beragam bagi para karateka.
Bagi masyarakat yang ingin bergabung dalam latihan karate, Dojo Naga Karate Club Bangka membuka pendaftaran untuk berbagai tingkatan usia. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh langsung di dojo atau melalui media sosial resmi dojo.
Dengan semangat tinggi, puluhan karateka putra dan putri menutup sesi latihan kumite dengan yel-yel dojo yang menggema. Keringat yang menetes menjadi bukti kerja keras dan tekad mereka untuk menjadi karateka sejati. Dojo Naga Karate Club Bangka di bawah arahan Sensei Deky Marcose terus melangkah maju, mencetak generasi muda yang berprestasi dan berkarakter.
Sumber:
Dojo Naga Karate Club Bangka | Observasi Lapangan – 18 Oktober 2025


Tidak ada komentar:
Posting Komentar