Dojo Naga Rimba Resmi Dibuka di SMPN 5 Mendo Barat: Langkah Strategis Cetak Atlet Karate Berprestasi
Mendo Barat, Jumat (18/03/2022) – Seiring dengan perkembangan pesat olahraga karate di bawah naungan GOKASI BABEL (Gojuryu Karate-do Shinbukan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung), berbagai langkah strategis terus dilakukan untuk memperluas jangkauan latihan hingga ke pelosok daerah. Karate tidak lagi hanya dikenal di kota besar atau pusat kegiatan olahraga saja, tetapi kini telah menyebar ke berbagai pelosok desa, termasuk wilayah Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka.
Salah satu bentuk nyata dari perkembangan tersebut adalah pembukaan Dojo Naga Rimba, yang berlokasi di SMPN 5 Mendo Barat, tepatnya di Jl. Pondok Pesantren Darur Abror, Desa Kace, Kecamatan Mendo Barat, Bangka. Dojo ini secara resmi mulai dibuka pada Jumat, 18 Maret 2022, dalam suasana penuh semangat dan harapan besar untuk mencetak generasi muda yang berprestasi dalam dunia karate.
Karate Semakin Diminati Generasi Muda
Dalam beberapa tahun terakhir, karate telah menjadi salah satu cabang olahraga yang banyak diminati oleh pelajar dan generasi muda di Bangka Belitung. Selain karena nilai-nilai kedisiplinan dan sportivitas yang ditanamkan, karate juga menawarkan peluang besar untuk mengukir prestasi baik di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.
Berbagai event kejuaraan karate yang rutin digelar, baik oleh pemerintah, federasi karate, maupun organisasi olahraga, turut mendorong semangat para pelatih untuk mencari bibit-bibit unggul sejak dini. Mereka menyadari bahwa untuk melahirkan atlet berprestasi, proses pembinaan harus dimulai dari usia muda melalui pembinaan yang berjenjang dan berkelanjutan.
Peran GOKASI BABEL dalam Pembinaan Karate
GOKASI BABEL sebagai organisasi karate yang aktif di wilayah Bangka Belitung terus melakukan inovasi dan pengembangan. Salah satu fokus utamanya adalah memperluas jaringan dojo ke berbagai wilayah, termasuk desa-desa yang sebelumnya belum memiliki wadah latihan resmi.
Langkah ini tidak hanya bertujuan mencetak atlet, tetapi juga untuk membangun karakter generasi muda melalui filosofi karate, yaitu Dojo Kun, yang mengajarkan kejujuran, sopan santun, semangat juang, dan rasa hormat. Melalui dojo-dojo baru, GOKASI BABEL berharap karate dapat menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, terutama pelajar.
Dojo Naga Rimba: Tempat Lahirnya Bibit Baru
Pembukaan Dojo Naga Rimba menjadi salah satu bukti nyata dari semangat pembinaan tersebut. Nama “Naga Rimba” sendiri dipilih sebagai simbol kekuatan, keberanian, dan semangat pantang menyerah. Dojo ini berada di lingkungan sekolah yang strategis, sehingga memudahkan siswa-siswi SMPN 5 Mendo Barat maupun anak-anak sekitar untuk ikut berlatih tanpa harus menempuh jarak jauh ke pusat kota.
Dojo ini dilatih langsung oleh Senpai Deky Marcose, seorang pelatih muda yang dikenal aktif dalam pembinaan karate di wilayah Bangka. Dalam kegiatan latihan, Senpai Deky dibantu oleh Senpai Arpan Pradana, sehingga proses pelatihan dapat berjalan lebih terarah dan maksimal.
Tak hanya itu, dalam momen pembukaan dojo tersebut turut hadir juga Senpai M. Irfan dan Senpai Ceta, dua sosok senior karate yang memberikan dukungan moral serta motivasi kepada para peserta latihan dan pengurus dojo baru.
Suasana Pembukaan yang Penuh Semangat
Pembukaan Dojo Naga Rimba berlangsung sederhana namun penuh makna. Para pelatih, siswa, serta perwakilan masyarakat setempat hadir menyaksikan dimulainya latihan perdana. Para peserta latihan, yang sebagian besar adalah pelajar SMPN 5 Mendo Barat, tampak antusias mengikuti arahan dari para pelatih.
Latihan perdana dimulai dengan perkenalan tentang filosofi dojo, etika karate, serta pemanasan dan latihan dasar (kihon). Para pelatih memberikan penjelasan mengenai pentingnya kedisiplinan dalam setiap gerakan, serta bagaimana karate bukan sekadar olahraga, tetapi juga jalan hidup (Do) yang menuntun pada pembentukan karakter.
Harapan Besar di Balik Dojo Baru
Dengan berdirinya dojo ini, banyak harapan yang disematkan. Para pelatih berharap, Dojo Naga Rimba dapat menjadi tempat lahirnya atlet-atlet muda berprestasi dari Kecamatan Mendo Barat. Dengan pembinaan yang konsisten, mereka dapat mengikuti kejuaraan daerah, provinsi, hingga nasional, membawa nama baik sekolah, dojo, dan tentunya Bangka Belitung.
Senpai Deky Marcose menyampaikan bahwa pembinaan karate harus dilakukan dengan semangat dan kesabaran. “Kami tidak hanya ingin mencetak juara, tapi juga generasi muda yang memiliki sikap disiplin, hormat kepada orang tua dan guru, serta mampu menjadi teladan di lingkungannya. Karate bukan hanya soal pukulan dan tendangan, tapi tentang bagaimana membentuk jiwa yang kuat dan berkarakter,” ujarnya.
Sementara itu, Senpai Arpan Pradana menambahkan bahwa dukungan dari pihak sekolah dan masyarakat sangat penting. “Kami berharap kehadiran Dojo Naga Rimba ini mendapat dukungan penuh dari semua pihak. Mulai dari guru, orang tua, hingga masyarakat sekitar, agar anak-anak dapat berlatih dengan nyaman dan konsisten,” katanya.
Peran Sekolah dan Masyarakat
Pihak SMPN 5 Mendo Barat juga menyambut baik kehadiran dojo ini di lingkungan sekolah. Mereka melihat karate sebagai kegiatan positif yang dapat membantu mengarahkan energi siswa ke hal-hal bermanfaat. Selain itu, kegiatan karate juga dapat mendukung program pembinaan karakter dan ekstrakurikuler sekolah.
Beberapa warga Desa Kace turut mengungkapkan rasa bangga karena wilayah mereka kini memiliki dojo karate sendiri. Mereka berharap kegiatan ini dapat berjalan berkelanjutan, sehingga anak-anak desa memiliki alternatif kegiatan yang sehat dan membangun, sekaligus membuka peluang prestasi di masa depan.
Dukungan GOKASI BABEL dan Pemerintah Daerah
Pembukaan dojo ini juga merupakan bagian dari program GOKASI BABEL untuk memperluas jaringan latihan. Organisasi ini aktif memberikan pendampingan kepada pelatih-pelatih muda, serta menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, untuk mendukung kegiatan olahraga karate.
Dengan dukungan tersebut, berbagai kegiatan seperti gashuku (latihan bersama), ujian kenaikan tingkat, dan kejuaraan karate rutin akan digelar di dojo-dojo binaan. Hal ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem karate yang sehat, aktif, dan produktif di seluruh Bangka Belitung.
Penutup: Semangat Dojo Baru, Harapan Baru
Pembukaan Dojo Naga Rimba di SMPN 5 Mendo Barat bukan sekadar peristiwa biasa, melainkan langkah strategis dalam pembangunan sumber daya manusia muda yang berprestasi dan berkarakter. Karate menjadi sarana pembinaan yang efektif, tidak hanya dalam hal fisik, tetapi juga mental dan moral.
“Semoga dengan hadirnya dojo baru ini, akan semakin banyak generasi muda yang termotivasi untuk berlatih dan berprestasi. Mohon doa dan restu dari semua pihak agar Dojo Naga Rimba dapat berkembang pesat dan melahirkan atlet-atlet kebanggaan,” ujar Senpai Deky Marcose menutup kegiatan pembukaan dengan penuh semangat.
Selamat atas pembukaan Dojo Naga Rimba! OSS!!
Sumber: Dokumentasi GOKASI BABEL, SMPN 5 Mendo Barat, Wawancara Pelatih
Tayang: Jumat, 18 Maret 2022


Tidak ada komentar:
Posting Komentar